Merasa sehat bukan berarti terbebas dari penyakit. Salah satu kondisi yang sering tidak disadari adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Hipertensi dapat berlasung tanpa gejala yang jelas. Seseorang bisa tetap beraktivitas seperti biasa meskipun tekanan darahnya sudah berada di atas batas normal. Karena itu, pemeriksaan tekanan darah secara rutin menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.
Apa Itu Hipertensi
Hippertensi adalah kondisi ketika tekanan darah berada pada tingkat yang terlalu tinggi secara menetap.
Jika tidak dikendalikan, hipertensi dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, stroke dan gangguan ginjal.
Mengapa Hipertensi Sering Tidak Disadari?
Hipertensi sering disebut sebagai penyakit yang diam-diam karena banyak orang tidak merasakan keluhan berarti.
Sebagian orang baru mengetahui dirinya memiliki tekanan darah tinggi ketika melakukan pemeriksaan kesehatan atau ketika sudah muncul komplikasi.
Keluhan seperti sakit kepala, pusing, atau mudah Lelah juga tidak selalu berarti seseorang mengalami hipertensi. Karena itu, mengukur tekanan darah adalah cara yang lebih tepat untuk mengetahuinya.
Siapa Yang Berisiko?
Risiko hipertensi dapat meningkat pada orang yang memiliki:
- Pola makan tinggi garam
- Berat badan berlebihan
- Kurang aktivitas fisik
- Kebiasaan merokok
- Konsumsi alcohol berlebihan
- Stress berkepanjangan
- Riwayat keluarga dengan hipertensi
- Usia yang semakin bertambah
Namun, hipertensi juga dapat terjadi pada orang yang masih relative muda. Karena itu, jangan menunggu muncul gejala untuk mulai memeriksa tekanan darah.
Bagaimana Cara Mencegah Hipertensi
Beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu menjaga tekanan darah sehat:
- Kurangi konsumsi garam : batasi makanan tinggi garam dan makanan olahan.
- Aktif bergerak : lakukan aktiviats fisik secara rutin sesuai kemampuan.
- Jaga berat badan : berat badan yang sehat dapat mengurangi risiko hipertensi.
- Hindari roko : merokok dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
- Kelola stress : istirahat cukup dan lakukan aktivitas yang membantu menjaga kesehatan mental.
Kapan Harus Memeriksakan Diri
Jangan menunggu sampai merasa sakit untuk melakukan pemeriksaan.
Terutama jika kamu memiliki factor risiko hipertensi atau sudah pernah mendapatkan hasil tekanan darah tinggi, konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan evaluasi dan saran yang sesuai.
Jika tekanan darah sangat tinggi dan disertai nyeri dada, sesak napas, gangguan pengelihatan, kelemahan atau mati rasa mendadak, kebingungan, atau sakit kepala hebat, segera cari oeretolongan medis.
Hipertensi bisa terjadi tanpa gejala, karena itu merasa sehat tidak selalu berarti tekanan darah dalam kondisi normal.
Menjaga pola makan, rutin bergerak, menghindari rokok, menjaga berat badan dan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala merupakan bagian penting dari pencegahan.



