Makanan laut atau seafood merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh. Namun alergi seafood membuat sebagian orang tidak dapat mengonsumsi jenis makanan tersebut. Sebagai bentuk pencegahan, penting bagi anda untuk mengetahui gejala awal , penyebab dan cara menghindarinya.
Meski sebagian besar alergi diawali pada masa anak-anak, alergi seafood bisa juga muuncul saat dewasa. Ada pula yang muncul secara tiba-tiba setelah mengonsumsi mkanan laut tertentu yang sebelumnya tidak menimbulkan alergi. Reaksi alergi ini biasanya muncul dalam hitungan menit atau jam setelah mengonsumsi seafood.
Tanda-tanda Terjadinya Alergi Seafood
Alergi seafood merupakan reaksi tidak noral dari system kekebalan tubuh terhadap protein yang terkandung di dalam makanan laut tertentu. Berikut adalah beberapa gejala alergi seafood yang umum muncul:
- Kulit terasa gatal dan kering (eksim)
- Sakit perut, diare, mual, dan muntah
- Hidung tersumbat, mengi, dan sesak napas
- Bengkak di bibir, wajah, lidah dan tenggorokan
- Kepala terasa pusing hingga pingsan
Pada kondisi tertentu, reaksi alergi bisa sangat serius dan membahayakan nyawa penderitanya. Kondisi ini disebut juga syok anafilaktik dan tergolong darurat sehingga memerlukan penanganan medis sesegera mungkin. Berikut dalah beberapa gejala dari syok anafilaktik:
- Tenggorokan bengkak sehingga sulit bernapas
- Tekanan darah menurun drastic
- Sakit kepala
- Penurunan kesadaran
Penyebab Alergi
Penyebab alergi terjadi ketika system imun tubuh menganggap protein di dalam suatu makanan merupakan ancaman bagi tubuh. Akibatnya sitem imun akan merespons dengan melepaskan antibody (immunoglobulin E atau igE) uuntuk menetralkan pemicu alergi di dalam makanan tersebut. Pelepasan antibody inii dapat memicu berbagai repon tubuh, salah satunya pelepasan histamin yang dapat menimbulkan gejala alergi. Adapun jenis makanan laut yang bisa memicu terjadinya alergi diantaranya:
- Udang
- Lobster
- Kepiting
- Kerang
- Gurita
- Siput
- Keong
- Cumi-cumi
Cara Mencegah Alergi Seafood
Sebagian orang tidak mengkonsumsi seafood bukan karena tidak suka. Akan tetapi karena takut mengalami alergi. Seperti yang sudah diketahui bahwa alergi yang disebabkan oleh makana seringkali menimbulkan gejala seperti rasa gatal, mual, muntah, pusing, ruam ataupun yang lainnya. Sehingga membuat takut untuk mengonsumsinya, jika ingin mengkonsumsi seafood namun takut terhadap alergi yang muncul, maka ada beberapa cara pencegahannya sebagai berikut:
- Membaca bagian label kemasan
- Perhatikan kondisi badan terlebih dahulu
- Memperhatikan dari segi kebersihan
- Pastikan seafood masih dalam kondisi fresh
- Konsumsi salad terlebih dahulu
- Konsumsi jenis minuman yang tepat
Jika anda atau orang terdekat mengeluhkan gejala yang tidak biasanya setelah mengonsumsi makanan seafood, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit Rumah Sakit Sumber Hurip.



