Jantung berdebar setelah olahraga adalah hal yang normal karena tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen dan darah selama aktivitas fisik. Namun jika jantung masih berdebar kencang dalam waktu yang lama setelah berenti olahraga atau disertai gejala lain seperti pusing, nyeri dada, atau sesak napas, bisa jadi adanya kondisi yang perlu diperiksa lebih lanjut.
Beberapa penyebab jantung berdebar setelah olahraga
- Merupakan respons normal tubuh setelah olahraga, detak jantung meningkat untuk memenuhi kebutuhan oksigen.
- Dehidrasi kekurangan cairan dapat menyebabkan jantung bekerja lebih keras
- Kelelahan atau overtraining yaitu olahraga terlalu berlebihan bisa membuat jantung berdetak lebih cepat
- Kondisi medis seperti anemia, gangguan tiroid atau aritmia jantung
- Kafein atau stimulant lain seperti mengonsumsi kopi atau suplemen seblum olahraga juga dapat meningkatkan detak jantung
Agar jantung tidak berdebar secara berlebihan saat olahraga, beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan sebagai berikut:
- Pemanasan yang cukup sebelum olahraga
Pemanasan atau warm-up adalah langkah yangsangat penting sebelum memulai olahraga. Pemanasan membantu meningkatkan aliran darah ke otot dan jantung secara perlahan, dengan melakukan pemanasan yang cukup, jantung akan terbiasa dengan peningkatan intensitas aktivitas fisik dan tidak kaget dengan beban yang lebih berat. Mulailah dengan gerankan ringan seperti berjalan atau jogging pelan selama 5-10 menit, kemudian lakukan stretching otot.
- Pilih olahraga yang sesuai dengan kondisi fisik
Setiap orang memiliki kapasitas tubuh yang berbeda. Oleh karena itu, pilihlah olahraga yang sesuai dengan kondisi fisikmu. Jika baru memulai olahraga atau memiliki masalah jantung, lebih baik memulai dengan aktivitas yang lebih ringan seperti berjalan kaki atau berenang.
- Jaga intensitas olahraga agar tidak terlalu berat
Olahraga yang terlalu berat atau dilakukan secara berlebihan dapat menyebabkan jantung bekerja lebih keras dan memicu detak jantung yang lebih cepat.
- Pendinginan setelah olahraga, jangan berhenti mendadak, lakukan cooling down selama 5-10 menit agar detak jantung turun secara bertahap.
Jantung berdebar setelah olahraga umumnya normal, tetapi ada beberapa kondisi yang harus diwaspadai, jika mengalami salah satu dari gejala berikut, segera periksakan ke dokter:
- Jantung berdebar lama lebih dari 10-15 menit setelah berhenti olahraga
Normalnya detak jantung akan kembali ke kondisi semula dalam beberapa menit setelah pendinginan, tetapi jika tetap berdebar lama, bisa jadi ada maslah pada jantung atau metabolism tubuh
- Nyeri dada, seperti ditekan, ditusuk atau menjalar ke lengan kiri, punggung atau rahang bisa menjadi tanda dari penyakit jantung serius
- Sesak napas berlebihan, bisa jadi ada masalah pada paru-paru atau jantung serius
- Pusing atau pingsan, jantung yang bedetak terlalu cepat dapat mengganggu aliran darah ke otak dan menyebabkan pusing atau kehilangan kesadaran
- Detak jantung tidak teratur (aritmia), jika jantung terasa berdetak tidak beraturan atau terasa seperti loncat-loncat bisa jadi gangguan irama jantung
- Bengkak di kaki atau tubuh terasa lemah, ini bisa jadi tanda gagal jantung, terutama jika disertai dengan jantung berdebar setelah aktivitas ringan.
Jika Sahabat SH ingin berkonsultasi seputar jantung berdebar bisa buat janji temu dengan dokter spesialis jantung di RS Sumber Hurip.



