Tidur merupakan kebutuhan dasar yang penting bagi kesehatan fisik dan mental. Sayangnya, tidak semua orang dapat menikmati tidur yang nyenyak setiap malam. Jika sahabat sh sering terbangun di tengah malam, merasa lelah meskipun sudah tidur cukup lama, atau kesulitan tidur sama sekali, bisa jadi anda mengalami gangguan tidur.
Jenis-jenis Penyebab Gangguan Tidur
Berdasarkan bentuk kelainan dan gejalanya, gangguan tidur dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
Insomnia
Ini adalah kondisi ketika sesorang sulit tidur atau butuh waktu yang lama sampai terlelap. Insomnia disebabkan oleh kebiasaan sebelum tidur yang tidak baik, gangguan mental, restless legs syndrome atau penyakit tertentu (salah satunya adalah gangguan kelenjar pineal).
Sleep apnea
Gangguan tidur dimana napas bisa terhenti sementara selama tidur. Jenisnya sebagai berikut:
- Obstructive sleep apnea (OSA), yaitu saluran udara tersumbat sebagian atau sepenuhnya.
- Central sleep apnea, otak gagal mengirimkan sinyal untuk bernapas
- Mendengkur keras
- Terbangun dengan rasa lelah atau sakit kepala
Narcolepsy
Gangguan tidur kronis yang menyebabkan kantuk berlebihan di siang hari, gejalanya adalah:
- Serangan tidur mendadak di siang hari
- Kehilangan control otot secara tiba-tiba (katapleksi)
Restless Legs Syndrome (RLS)
Dorongan tak terkendali untuk menggerakan kaki, biasanya disertai sensasi tidak nyaman.
Gejalanya:
- Sensai sepereti gatal, tertusuk, atau terbakar di kaki
- Gejala lebih buruk di malam hari atau saat istirahat.
Penyebab:
Faktor genetic, kekurangan zat besi, atau gangguan saraf
Hypersomnia
Kondisi ketika penderitanya tidur sangat panjang sehingga penderitanya selalu ngantuk pada siang hari. Hal yang berpotensi membuat hypersomnia adalah karena depresi dan juga gangguan saraf.
Circadian Rhythm Disorders
Gangguan pada jam biologis tubuh yang mengatur siklus tidur dan bangun.
Jenis:
- Jet Leg: ketidaksesuaian jadwal tidur akibat perjalanan melintas zona waktu.
- Shift Work Disorder: pola tidur terganggu karena bekerja dai malam hari
Bruxism
Menggertakkan gigi saat tidur.
Gejala:
- Sakit kepala atau rahang saat bangun tidur
- Kerusakan gigi akibat gesekan berulang
Nighmare (mimpi buruk) atau night terors
Ini terjadi saat otak menyebabkan seseorang memimpikan hal-hal yang meresahkan, belum diketahui mengapa kondisi iini dapat terjadi. Tetapi mimpi buruk pada anak diduga karena adanya rasa cemas atau takut.
Gangguan tidur dapat disembuhkan atau dikelola dengan kombinasi perawatan medis spesialis tidur untuk diagnosis yang akurat.
Mengikuti rencana perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu.
Dengan pendekatan yang tepat, kebanyakan orang dapat kembali menikmati tidur berkualitas.
