Saat adzan magrib berkumandang, banyak orang langsung minum obat bersamaan dengan minum manis saat berbuka puasa. Kebiasaan ini terlihat praktis, tetapi tidak selalu tepat untuk semua jenis obat. Kesalahan waktu konsumsi obat bisa membuat obat kurang efektif, bahkan memicu gangguan lambung.
Agar pengobatan tetap optimal selama ramadhan, pentning memahami cara minum obat yang benar saat puasa.
Mengapa Banyak Orang Langsung Minum Obat Saat Berbuka
Setelah seharian berpuasa, tubuh terasa lelah dan sebagian orang ingin obat untuk penyakit tertentu atau sedang menjalani pengobatan.
Namun, tidak semua obat aman diminum saat perut kosong atau bersamaan dengan minuman manis saat berbuka.
Kesalahan Yang Sering Terjadi Saat Minum Obat Ketika Berbuka
Beberapa kesalahan umum yang sering terjadi anatara lain :
- Minum Obat Saat Perut Kosong
Saat berbuka, biasanya minum air atau minum manis terlebih dahulu. Lambung masih kosong sehingga beberapa jenis obat menyebabkan iritasi lambung atau merasa mual.
- Minum Oba Bersamaan Dengan Minum Manis
Minuman manis memang membantu mengembalikan energy, tetapi kadar gula tinggi dapat memengaruhi penyerapan beberapa obat di dalam tubuh.
- Tidak Mmperhatikan Aturan Pakai Obat
Sebagian obat harus diminum:
- Sebelum makan
- Sesudah makan
- Bersamaan dengan makanan
- Pada jam tertentu
Jika aturan ini diabaikan, efektivitas obat bisa berkurang.
- Mengonsumsi Banyak Obat Sekaligus
Saat berbuka, sebagian orang langsung minum semua obat sekaligus agar tidak lupa. Padahal, beberapa obat sebaiknya diberi jarak waktu konsumsi.
Waktu Yang Tepat Minum Obat Saat Puasa
Agar obat bekerja optimal, berikut panduan umum:
- Obat yang harus diminum sebelum makan dapat dikonsumsi 30 menit sebelum makan utama setelah berbuka.
- Obat yang diminum setelah makan sebaiknya dikonsumsi setelah makan utama, bukan hanya minum manis.
- Obat rutin dapat disesuaikan waktunya anatara berbuka dan sahur sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Jika ragu konsultasikan terlebih dahulu mengenai penyesuaian jawal minum obat selama puasa.
Tips Aman Minum Obat Saat Berbuka Puasa
Agar tetap nyaman dan pengobatan berjalan optimal, lakukan beberapa tips berikut:
- Berbukalah secara bertahap, mulai dari air putih atau kurma
- Lanjutkan dengan makan utama sebelum minum obat yang perlu dikonsumsi setelah makan
- Hindari makan berlebihan saat berbuka
- Minum air putih yang cukup
- Konsumsikan jadwal minum obat dengan apoteker atau dokter
Siapa Yang Harus Lebih Berhati-hati
Perhatian ekstra diperlukan bagi:
- Penderita maag atau asam lambung
- Penderita diabetes
- Pasien tekanan darah tinggi
- Pasien yang rutin mengonsumsi obat harian
- Pasien dalam masa pemulihan penyakit
Penyesuaian jadwal obat sangat penting agar kondisi tetap stabil selama puasa.
Jika Sahabat SH masih memiliki pertanyaan, merasa bingung mengenai penggunaan obat, vitamin, atau suplemen yang tepat selama puasa maupun dalam kondisi kesehatan tertentu, jangan ragu untuk berkonsultasi langsung dengan tim Farmasi di RS Sumber Hurip.
Tim farmasi kami siap memberikan informasi yang jelas, aman, dan mudah dipahami terkait penggunaan obat, dosis yang sesuai, hingga waktu konsumsi yang tepat agar terapi yang dijalani lebih optimal. Dengan pelayanan yang ramah serta didukung tenaga profesional, Farmasi RS Sumber Hurip hadir untuk membantu Sahabat SH mendapatkan solusi kesehatan yang tepat, sehingga pengobatan menjadi lebih aman, nyaman, dan efektif bagi Anda serta keluarga.



