Sesak napas adalah keluhan yang sering dialami banyak orang. Bisa datang saat beraktivitas berat, saat cuaca panas, atau bahkan saat tidur. Namun, tahukah kamu bahwa sesak napas juga bisa menjadi gejala awal dari gangguan yang lebih serius, seperti gagal jantung.
Dalam artike ini, kita akanmembahas kaitan antara sesak napas dan gagal jantung, serta bagaimana cara mengenalinya.
Apa Itu Gagal Jantung?
Gagal jantung adalah kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh. Akibatnya, darah dan cairan bisa menumpuk di paru-paru, yang membuat anda merasa sesak atau sulit bernapas.
Gagal jantung bukan berarti jantung berhenti bekerja, tetapi jantung tidak bekerja sekuat yang seharusnya. Kondisi ini bisa berkembang secara perlahan atau terjadi secara tiba-tiba.
Mengapa Gagal Jantung Menyebabkan Sesak Napas?
Ketika fungsi jantung menurun, cairan dari pembuluh darah bisa “bocor” ke jaringan paru-paru. Hal ini dikenal sebagai edema paru. Paru-paru yang berisi cairan tidak bisa mengembang dan menyerap oksigen secara optimal, sehingga timbul rasa sesak napas.
Sesak napas akibat gagal jantung biasanya memiliki ciri khas:
- Terjadi saat aktivitas ringan atau bahkan saat istirahat.
- Memburuk saat berbaring datar (orthopnea).
- Sering terbangun tengah malam karena sulit bernapas (paroxysmal nocturnal dyspnea).
- Disertai kelelahan, kaki bengkak, dan detak jantung tidak teratur.
Bedakan dengan Penyebab Sesak Napas Lainnya
Sesak napas juga bisa disebabkan oleh masalah paru-paru (seperti asma atau PPOK), anemia, obesitas, atau gangguan kecemasan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali pola dan gejala penyerta lainnya.
- Tanda-tanda sesak napas yang patut dicurigai sebagai tanda gagal jantung antara lain:
- Memburuk dalam beberapa minggu.
- Disertai pembengkakan di kaki atau pergelangan kaki.
- Ada riwayat penyakit jantung, hipertensi, atau diabetes.
- Nafas pendek yang muncul tiba-tiba di malam hari.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika Anda mengalami sesak napas yang tidak biasa, apalagi jika disertai gejala lain seperti mudah lelah, pembengkakan, batuk kronis, atau detak jantung cepat/tidak teratur, segera periksakan diri ke dokter.
Apabila Sahabat SH mengalami keluhan, segera berkonsultasi kepada dokter spesialis jantung untuk mencegah terjadinya perburukan penyakit, komplikasi penyakit dan mencegah terjadinya penurunan kualitas hidup anda. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Poliklinik Dokter Spesialis Jantung RS Sumber Hurip Cirebon.



