Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan silent killer, yang berpotensi meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, stroke, dan berbagai penyakit kronis lainnya yang dapat menyebabkan kematian. Penderita hipertensi, selain harus menjalankan pola hidup sehat juga harus minum obat secara rutin untuk menurunkan tekanan darah sistolik ke 120-129 mmHg dan tekanan darah diastolic di angka 80-84 mmHg. Namun masih banyak orang yang mempertanyakan minum obat hipertensi setiap hari dapat merusak ginjal.
Faktanya hipertensi yang tidak terkendali justru dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Sebaiknya kerusakan pada ginjal lambat akan bermanifestasi menjadi tekanan darah tinggi. Obat hipertensi, obat anti gula dan obat kolestrol berfungsi untuk menjaga dan melindungi dari kerusakan, selain itu penderita hipertensi memang diwajibkan minum obat secara rutin karena merupakan tata laksana pengobatan penyakit hipertensi yang diberikan sesuai dengan resep dokter.
Menjaga Kesehatan Ginjal
Fungsi ginjal yang telah menurun atau mengalami kerusakan tidak dapat dipulihkan kembali menjadi normal, yang dapat dilakukan hanya memperlambat penurunan fungsi ginjal melalui perawatan dan pengobatan yang tepat oleh karena itu penting untuk menjaga kesehatan ginjal sejak dini untuk menghindari kerusakan atau penurunan pada fungsi ginjal.
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal sebagai berikut:
- Mencukupi kebutuhan air
- Makan makanan bergizi
- Menjaga tekanan darah
- Menjaga berat badan
- Rutin bergerak dan berolahraga
- Minum obat dan vitamin sesuai aturan
- Berhenti merokok
- Hindari konsumsi alcohol
Efek Samping Minum Obat Darah Tinggi
Meski demikian obat darah tinggi harus mengikuti anjuran dari dokter, meliputi jenis obat yang diminum, cara minum obat, dosis yang digunakan, dan beberapa kali minum dalam sehari. Jika konsumsi obat mengikuti anjuran dokter dan aturan minumnya, seharusnya tidak menimbulkan efek samping, walaupun diminum setiap hari secara rutin. Namun pada beberapa orang efek samping ringan bisa dialami, seperti berikut:
- Sakit perut, mual atau sebelit
- Sakit kepala
- Lelah
- Kaki atau pergelangan kaki bengkak
- Wajah memerah atau merasa panas/hangat
- Palpisi atau detak jantung lebih cepat
Untuk mengurangi risiko kerusakan ginjal, gunakan obat-obatan sesuai petunjuk dokter, menghindari penggunaan jangka panjang atau dosis yang terlalu tinggi dari obat-obatan tertentu, dan secara teratur memeriksakan kesehatan ginjal anda kepada dokter spesialis.
Jadi, meskipun obat-obatan dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam mengelola kondisi kesehatan, penting untuk menggunakan mereka dengan bijak dan memperhatikan dampak pada kesehatan ginjal.
Jika Sahabat SH memiliki keluhan penyakit dalam. Sahabat SH bisa mendatangi RS Sumber Hurip untuk konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam.



